C2H6's blog

bukan blog pelajaran kimia !!!!!!!

VALENTINE’S DAY, PERLAWANAN BUDAYA ISLAM

Tanggal 14 Februari identik dengan valentine’s day (hari valentine). Laki-laki, perempuan, tua, muda membanjiri toko souvenir yang menjajakan segalam macam pernak-pernik valentine. Tidak peduli dari kalangan manapun, segalam macam agama bersuka ria menyambut hari tersebut. Sebenarnya apa sih valentine itu? Apa bener valentine itu artinya kasih sayang? Dan juga mengapa kaum muslim latah dalam perayaan tersebut?

Historis Valentine’s Day

Ada banyak versi tentang sejarah dari hari valentine. Salah satu sumber mengatakan itu berasal dari seorang Nasrani bernama Saint (Santo) Valentine, orang suci Kristen yang menjadi martir karena menolak meninggalkan agamanya. Dia meninggal pada tanggal 14 Februari 269 M, tetapi sebelum kematiannya dia meninggalkan sebuah salam perpisahan kepada orang yang dicintainya yaitu seorang gadis anak sipir penjara. Dalam salam terakhirnya dia menulis “Love from your Valentine”

Dalam versi lain mengatakan bahwa Valentine adalah seorang pendeta pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Pada masa itu, Valentine dipenjara karena menentang perintah kaisar. Bermula dari banyaknya penolakan rakyatnya untuk dijadikan tentara dengan alasan tidak mau meninggalkan keluarga dan juga saudara-saudara mereka. Kaisar geram dan akhirnya di membuat gagasan gila, yakni setiap laki-laki dilarang menikah (busyet ngeri deh..). Kaisar beranggapan jika mereka tidak menikah maka mereka tidak akan ragu lagi untuk bergabung menjadi tentara.

Rakyat banyak yang tidak setuju (jelas wae lah..) terutama Velentine yang notabene seorang pendeta yang bertugas menikahkan laki-laki dan perempuan. Valentine secara diam-diam tetap melakukan tugas tersebut (menikahkan laki-laki dan perempuan) walaupun sudah ada larangan dari kaisar tentang kegiatan tersebut. Peristiwa inilah yang membuat Valentine dipenjara dan di hukum mati oleh Kaisar.

Walaupun demikian dia selalu bersikap ceria sehingga membuat beberapa orang datang menemuinya di dalam penjara. Mereka menaburkan bunga dan catatan-catatan kecil di jendela penjara. Mereka ingin dia tahu bahwa mereka juga percaya tentang cinta dirinya. Salah satu pengunjung tersebut adalah seorang gadis anak sipir penjara. Dia mengobrol dengannya berjam-jam. Di saat menjelang kematiannya dia menuliskan catatan kecil “Love from your Valentine.”

Pada tahun 496 Paus Gelasius menetapkan 14 Februari sebagai tanggal penghormatan buat Saint Valentine. Akhirnya tanggal 14 Pebruari menjadi tanggal saling tukar menukar pesan kasih dan Saint Valentine menjadi patron dari para penabur kasih. Tanggal ini ditandai dengan saling mengirim puisi dan hadiah seperti bunga dan gula-gula.

Nah dari cerita di atas sudah jelas kalau Valentine’s day merupakan kisah cinta milik kalangan Kristen dan sama sekali tidak memiliki benang merah budaya dan peradaban dengan Islam. Namun kenapa remaja-remaja muslim ikut larut dan merayakannya?

Ada beberapa jawaban yang bisa kita berikan terhadap pertanyaan tersebut :

  1. Ketidak tahuan sejarah dari Valentine’s day tersebut
  2. Ketidakmampuan menyaring budaya-budaya asing yang bertentangan dengan budaya Islam karena sudah mengeroposnya Keimanan mereka
  3. Hanya mengikuti trend yang sedang “in” saja tanpa menyadari akan artinya
  4. Anggapan bahwa Valentine’s day merupakan hal yang netral dan tidak mengandung muatan agama sama sekali sehingga sah-sah saja dilakukan
  5. Pergaulan bebas yang semakin menggila
  6. Tidak mau dianggap ketinggalan zaman
  7. Takut dibilang munafik

Dan masi banyak jawaban lain. Silakan menambahkan jawaban Anda sendiri.

Makin bayaknya kaum Muslim yang latah dan mengekor pada pekembangan budaya yang salah ini, patut dirisaukan. Sudah jelas Valentine’s Day merupakan budaya Nasrani bukan budaya Islam, tetapi masih saja hal tersebut dilakukan berulang-ulang. Ini berarti menunjukan kalau kita mengikuti adat dan ajaran mereka padahal setiap hari kita mengatakan “Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al Faatihah ; 6-7) [bagi yang Sholat lho..] Tapi dasar manusia, berdoa dan memohon uda dilakukan tiap hari,dan penerapannya…..sama sekali gak ada. Nauzubillah.

Valentine’s Day merupakan bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam syariat Islam. Ingat Allah berfirman “Dan jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al-Baqarah : 120).

Nah lo…makanya jangan asal ngartiin Velentine’s day sebagai hari kasih saying atau apalah lah. Mau kita gak ditolaong Allah lagi…?

February 13, 2010 - Posted by | Informasi

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: